jump to navigation

Desember 7, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
add a comment

free counters

Warteg Boyz – Okelah Kalo Begitu Desember 2, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Bangun Pagi Bangun Pagi
Nggak Ada Roti Nggak Kopi
Laper Lagi Laper Lagi
Adanya Nasi Sama Teri

Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu

Lima Hari Nggak Mandi
Kulit Udah Banyak Daki
Perempuan Pada Lari
Katanya
I Am Sorry

Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu

Mengapa Mengapa
Mengapa Oh Menyedihkan

Mogok Lagi Mogok Lagi
Motor Mati Mesin Brenti
Aki Busi Belum Ganti
aku Jadi Jalan Kaki

Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu

Tiba-tiba Hp Bunyi
Hp Bunyi Keras Sekali
Gua Jawab Dia Memaki
Tukang Kredit Nagih Janji

Okelah Gua Bayarin
Okelah Gua Lunasin
Okelah Gua Bayarin
Okelah Gua Lunasin

Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu

Nggak Kerasa Laper Lagi
Mangan Nasi Karo Jantung
Mau Bayar aku Keki
Dompetku Dibawa Lari

Gimana Kalo Begitu?
Gimana Kalo Begitu?
Gimana Kalo Begitu?
Gimana Sih Kalo Begitu?

Pak Tolong Dong Pak

Susunan acara akad nikah Desember 2, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Susunan acara akad nikah

Pernikahan merupakan suatu moment yang istimewa, yang bagi kebanyakan orang merupakan peristiwa yang terjadi satu kali seumur hidupnya.

Bagi seorang muslim, pernikahan merupakan salah satu sarana Ibadah kepada Allah Ta’ala. Dengan menikah, maka lengkaplah Dien (Agama) seseorang.

“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi”. (Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim).

Alangkah sayang, jika pernikahan yang dimuliakan Allah dan RasulNya, kita nodai dengan hal-hal yang tidak syar’i. Hal-hal yang menodai tersebut adalah Adat.

Adat (kebiasaan) bisa menodai keberkahan dari pernikahan itu sendiri, bahkan bukannya ibadah yang tercapai, tapi hanyalah maksiat kepada Allah Ta’ala.

Coba perhatikan bentuk ritual-ritual yang biasa terjadi dalam pernikahan di sekitar kita. Mandi Kembang, menginjak telur, dan ritual lainnya. Sayang..terlalu sayang..pernikahan jika ternodai oleh hal-hal yang tidak syar’i.

Di bawah ini, aku mempunyai susunan acara akad nikah yang, Insya Allah, sesuai dengan syariat Islam.

Tipe A

1. Calon Pengantin Pria datang, langsung menuju meja akad nikah.
2. Ijab Qabul, dipandu penghulu
3. Selesai

Catatan : Pengantin Wanita tidak disandingkan selama proses ijab qabul berlangsung.

Tipe B

1. CPP datang, di pintu masuk disambut orang tua dan/atau keluarga calon CPW.
2. Sambutan penyerahan CPP oleh ayah atau wakil keluarga.
3. Sambutan penerimaan CPP oleh ayah/wali/wakil keluarga CPW.
4. Pengalungan rangkaian melati oleh ibu CPW kepada CPP.
5. Penyerahan hantaran/peningset secara simbolis dari ibu CPP kepada ibu CPW [jika ada].
6. CPP diapit orang tua CPW berjalan menuju meja akad nikah.
7. Permohonan ijin nikah CPW kepada ayah kandung/wali, dipandu penghulu [tidak harus].
8. Pembacaan ayat suci al-Qur’an [tidak harus].
9. Ijab Qabul, dipandu penghulu. [CPW tidak disandingkan sebelum ijab qabul selesai].
10. Nasihat Pernikahan dan Doa [tidak harus].
11. Sungkeman [tidak harus]
12. Selesai.

Catatan :

Tipe A, yang paling mendekati syariat, namun amat sangat jarang digunakan, karena banyak tradisi yang dimasukkan. Tipe B merupakan susunan hasil kompromi antara syariat dan tradisi. Masih ada tipe-tipe lainnya, dengan berbagai penambahan acara tergantung kebutuhan, namun semua tambahan tidak ada tuntunannya.

Akad nikah tidak harus di mesjid, karena tidak ada satupun hadits atau riwayat yang mengharuskannya. Yang dicontohkan Rasul, akad nikah berlangsung di rumah CPW.

CPP : Calon Pengantin Pria

CPW : Calon Pengantin Wanita.

Jadi, pernikahan yang seperti apa yang (akan) Anda lakukan?

Menikmati Proses inspired by Aa Gym November 30, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLOH yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah ALLOH SWT.

Seperti para mujahidin yang berjuang membela bangsa dan agamanya, sebetulnya bukan kemenangan yang terpenting bagi mereka, karena menang-kalah itu akan selalu dipergilirkan kepada siapapun. Tapi yang paling penting baginya adalah bagaimana selama berjuang itu niatnya benar karena ALLOH dan selama berjuang itu akhlaknya juga tetap terjaga. Tidak akan rugi orang yang mampu seperti ini, sebab ketika dapat mengalahkan lawan berarti dapat pahala, kalaupun terbunuh berarti bisa jadi syuhada.

Ketika jualan dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga, maka masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dari jualan itu, karena uang itu ada jalurnya, ada rizkinya dari ALLOH dan semua pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari untung yang didapat, maka akan gampang sekali bagi ALLOH untuk memusnahkan untung yang didapat hanya dalam waktu sekejap. Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, hingga akhirnya semua untung yang dicari berpuluh-puluh tahun bisa sirna seketika.

Walhasil yang terpenting dari bisnis dan ikhtiar yang dilakukan adalah prosesnya. Misal, bagaimana selama berjualan itu kita selalu menjaga niat agar tidak pernah ada satu miligram pun hak orang lain yang terambil oleh kita, bagaimana ketika berjualan itu kita tampil penuh keramahan dan penuh kemuliaan akhlak, bagaimana ketika sedang bisnis benar-benar dijaga kejujuran kita, tepat waktu, janji-janji kita penuhi.

Dan keuntungan bagi kita ketika sedang berproses mencari nafkah adalah dengan sangat menjaga nilai-nilai perilaku kita. Perkara uang sebenarya tidak usah terlalu dipikirkan, karena ALLOH Mahatahu kebutuhan kita lebih tahu dari kita sendiri. Kita sama sekali tidak akan terangkat oleh keuntungan yang kita dapatkan, tapi kita akan terangkat oleh proses mulia yang kita jalani.

Ini perlu dicamkan baik-baik bagi siap pun yang sedang bisnis bahwa yang termahal dari kita adalah nilai-nilai yang selalu kita jaga dalam proses. Termasuk ketika kuliah bagi para pelajar, kalau kuliah hanya menikmati hasil ataupun hanya ingin gelar, bagaimana kalau meninggal sebelum diwisuda? Apalagi kita tidak tahu kapan akan meninggal. Karenanya yang paling penting dari perkuliahan, tanya dulu pada diri, mau apa dengan kuliah ini? Kalau hanya untuk mencari isi perut, kata Imam Ali, “Orang yang pikirannya hanya pada isi perut, maka derajat dia tidak akan jauh beda dengan yang keluar dari perutnya”. Kalau hanya ingin cari uang, hanya tok uang, maka asal tahu saja penjahat juga pikirannya hanya uang.

Bagi kita kuliah adalah suatu ikhtiar agar nilai kemanfaatan hidup kita meningkat. Kita menuntut ilmu supaya tambah luas ilmu hingga akhirnya hidup kita bisa lebih meningkat manfaatnya. Kita tingkatkan kemampuan salah satu tujuannya adalah agar dapat meningkatkan kemampuan orang lain. Kita cari nafkah sebanyak mungkin supaya bisa mensejahterakan orang lain.

Dalam mencari rizki ada dua perkara yang perlu selalu kita jaga, ketika sedang mencari kita sangat jaga nilai-nilainya, dan ketika dapat kita distribusikan sekuat-kuatnya. Inilah yang sangat penting. Dalam perkuliahan, niat kita mau apa nih? Kalau mau sekolah, mau kuliah, mau kursus, selalu tanyakan mau apa nih? Karena belum tentu kita masih hidup ketika diwisuda, karena belum tentu kita masih hidup ketika kursus selesai.

Ah, Sahabat. Kalau kita selama kuliah, selama sekolah, selama kursus kita jaga sekuat-kuatnya mutu kehormatan, nilai kejujuran, etika, dan tidak mau nyontek lalu kita meninggal sebelum diwisuda? Tidak ada masalah, karena apa yang kita lakukan sudah jadi amal kebaikan. Karenanya jangan terlalu terpukau dengan hasil.

Saat melamar seseorang, kita harus siap menerima kenyataan bahwa yang dilamar itu belum tentu jodoh kita. Persoalan kita sudah datang ke calon mertua, sudah bicara baik-baik, sudah menentukan tanggal, tiba-tiba menjelang pernikahan ternyata ia mengundurkan diri atau akan menikah dengan yang lain. Sakit hati sih wajar dan manusiawi, tapi ingat bahwa kita tidak pernah rugi kalau niatnya sudah baik, caranya sudah benar, kalaupun tidak jadi nikah dengan dia. Siapa tahu ALLOH telah menyiapkan kandidat lain yang lebih cocok.

Atau sudah daftar mau pergi haji, sudah dipotret, sudah manasik, dan sudah siap untuk berangkat, tiba-tiba kita menderita sakit sehingga batal untuk berangkat. Apakah ini suatu kerugian? Belum tentu! Siapa tahu ini merupakan nikmat dan pertolongan dari ALLOH, karena kalau berangkat haji belum tentu mabrur, mungkin ALLOH tahu kapasitas keimanan dan kapasitas keilmuan kita.

Oleh sebab itu, sekali lagi jangan terpukau oleh hasil, karena hasil yang bagus menurut kita belum tentu bagus menurut perhitungan ALLOH. Kalau misalnya kualifikasi mental kita hanya uang 50 juta yang mampu kita kelola. Suatu saat ALLOH memberikan untung satu milyar, nah untung ini justru bisa jadi musibah buat kita. Karena setiap datangnya rizki akan efektif kalau iman kitanya bagus dan kalau ilmu kitanya bagus. Kalau tidak, datangnya uang, datangnya gelar, datangnya pangkat, datangnya kedudukan, yang tidak dibarengi kualitas pribadi kita yang bermutu sama dengan datangnya musibah. Ada orang yang hina gara-gara dia punya kedudukan, karena kedudukannya tidak dibarengi dengan kemampuan mental yang bagus, jadi petantang-petenteng, jadi sombong, jadi sok tahu, maka dia jadi nista dan hina karena kedudukannya.

Ada orang yang terjerumus, bergelimang maksiat gara-gara dapat untung. Hal ini karena ketika belum dapat untung akan susah ke tempat maksiat karena uangnya juga tidak ada, tapi ketika punya untung sehingga uang melimpah-ruah tiba-tiba dia begitu mudahnya mengakses tempat-tempat maksiat.

Nah, Sahabat. Selalulah kita nikmati proses. Seperti saat seorang ibu membuat kue lebaran, ternyata kue lebaran yang hasilnya begitu enak itu telah melewati proses yang begitu panjang dan lama. Mulai dari mencari bahan-bahannya, memilah-milahnya, menyediakan peralatan yang pas, hingga memadukannya dengan takaran yang tepat, dan sampai menungguinya di open. Dan lihatlah ketika sudah jadi kue, baru dihidangkan beberapa menit saja, sudah habis. Apalagi biasanya tidak dimakan sendirian oleh yang membuatnya. Bayangkan kalau orang membuat kue tadi tidak menikmati proses membuatnya, dia akan rugi karena dapat capeknya saja, karena hasil proses membuat kuenya pun habis dengan seketika oleh orang lain. Artinya, ternyata yang kita nikmati itu bukan sekedar hasil, tapi proses.

Begitu pula ketika ibu-ibu punya anak, lihatlah prosesnya. Hamilnya sembilan bulan, sungguh begitu berat, tidur susah, berbaring sulit, berdiri berat, jalan juga limbung, masya ALLOH. Kemudian saat melahirkannya pun berat dan sakitnya juga setengah mati. Padahal setelah si anak lahir belum tentu balas budi. Sudah perjuangan sekuat tenaga melahirkan, sewaktu kecil ngencingin, ngeberakin, sekolah ditungguin, cengengnya luar biasa, di SD tidak mau belajar (bahkan yang belajar, yang mengerjakan PR justru malah ibunya) dan si anak malah jajan saja, saat masuk SMP mulai kumincir, masuk SMU mulai coba-coba jatuh cinta. Bayangkanlah kalau semua proses mendidik dan mengurus anak itu tidak pakai keikhlasan, maka akan sangat tidak sebanding antara balas budi anak dengan pengorbanan ibu bapaknya. Bayangkan pula kalau menunggu anaknya berhasil, sedangkan prosesnya sudah capek setengah mati seperti itu, tiba-tiba anak meninggal, naudzhubillah, apa yang kita dapatkan?

Oleh sebab itu, bagi para ibu, nikmatilah proses hamil sebagai ladang amal. Nikmatilah proses mengurus anak, pusingnya, ngadat-nya, dan rewelnya anak sebagai ladang amal. Nikmatilah proses mendidik anak, menyekolahkan anak, dengan penuh jerih payah dan tetesan keringat sebagai ladang amal. Jangan pikirkan apakah anak mau balas budi atau tidak, sebab kalau kita ikhlas menjalani proses ini, insya ALLOH tidak akan pernah rugi. Karena memang rizki kita bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang dengan ikhlas dapat kita lakukan. ***

Dewiq – Katakan Yang Sebenarnya November 30, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Katakan padaku yang sebenarnya kau mau
Agar aku bisa lanjutkan hidupku
Perasaanku mengatakan kan ada pisah
Tapi mengapa kau menarik ulur hatiku

Jika kau butuh katakan butuh
Jika kau cinta katakan cinta

Katakan padaku apa yang harus ku buat
Biarkan kau bahagia dan aku juga bahagia
Perasaanku mengatakan akan ada pisah
Tapi mengapa kau menarik ulur hatiku

Reff:
Jika kau butuh katakan butuh
Jika kau cinta katakan cinta
Jika berpisah pisahlah saja
Sakit dan perih hanya sementara

Back to Reff:
Katakan padaku yang sebenarnya kau mau
Agar aku bisa melanjutkan hidupku

19: 07 PM 27/11/2009 deaktifasi facebook November 27, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags: , , ,
add a comment

dengan segala kerendahan hati dan penuh pikiran yang panjang akhirnya Saya ( Agung Dharmanto ) mendeaktivasi akun facebook saya. Alasan utama yang membuat saya harus menghapus semua memory indah berfacebook ialah
1. Mulai jenuh dengan segala rutinitas dunia maya yang membuat komunikasi secara verbal saya selaku manusia biasa menghilang dan sirna tak berbekas bak kayu yang telah menjadi abu di perapian
2. Merasa banyak sekali keburukkan dan mudharat dari facebook selama ini..Orang-orang terdahulu yang sangat aku sayangi dan cintai pernah tersakiti olehku dikarenakan photo album dan notes2 serta status facebookku
3. Bismillah…Saran dari rekanku yang baik ( Gilang Ramadhan ), meski secara tidak langsung mengutarakannya. Namun saya menangkap hal yang positif darinya yakni membereskan TA tercinta..Semangat untuk bisa lulus bareng dengan dirinya lah yang membuat diriku mengikuti anjurannya..Semangat TA ku tercinta
4. Buang-buang waktu, Nusuz, Mubazir pulsa dan sebagainya..

Afwan yach buat teman2ku yang baca tulisan ini..kalian masih bisa berkomunikasi secara verbal melalui tatap muka secara langsung, chatting YM, comment wordpressku serta SMS ke no Hapeku..

SEKALI LAGI MOHON MAAF YACH<< maaf ya ukhti,,, :( :x

Penolakan Mensalehkan November 27, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Beberapa waktu yang lalu mungkin anda pernah mendengar istilah penolakan mensalehkan ( bagian Kujemput Jodohku ). Akhirnya kejadian tersebut menimpaku juga, meskipun aku sendiri yang menyimpulkannya sendiri (agak sepihak sich.. tapi gapapa lah yach )..

Sekitar sebulan terakhir diriku dan dirinya saling berkomunikasi via SMS, Dari yang awalnya cuman sms biasa hingga mencapai puncaknya beberapa waktu yang lalu..hmmm..dia sudah bosan menerima smsku…itu yang kupikir lho??!..entah aslinya seperti apa yang ada dibenaknya..oh ya? satu kata untuk wanita muslimah ini yang ramat aku kagumi dari dirinya yakni Ia penuh semangat membara..like this bet dah^^v…sayang seribu sayang nich..pada awalnya aku rajin banget sms dy namun seiring dengan berjalannya waktu dan kesibukan kami berdua.. Aku melihat dirinya sudah tidak respect lagi, memang sich dirinya masih ingin menyenangkanku dengan sms nya yang uhmmm dahsyat penuh kata2 mutiara/ taushiyah dan semangat berapi-api di dalamnya.

yasudah mungkin dia bukan yang terbaik untukku dan diriku bukan yang terbaik untuknya..wallahu a’lam
biarkan waktu yang menjawab tanya hatiku akan penantianku selama ini…AKu yakin akan janji allah untuk memberikan umatnya jodoh yang terbaik…AMIn ya rabb semoga saat itu tiba kepadaku agar diriku tidak menjadi golongan orang-orang yang fasik.

Surat Cinta November 26, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags: , ,
add a comment

Kepada YTH

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon
anak Ibu saya dan
calon kakak buat adik-adik saya
Di tempat

Assalamu’alaikum Wr Wb

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya
mohon bacalah surat ini
hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau
bakar, tapi saya
mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama …… menginginkan anda ……
untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa.
Saya hanya manusia
biasa. Saat ini saya punya pekerjaan.
Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap
punya pekerjaan. Tapi
yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan
untuk mencukupi
kebutuhan istri dan anak-anakku kelak. Saya memang
masih kontrak rumah.
Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak
selamannya. Yang pasti,
saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak
saya tidak kepanasan
dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa,
yang punya banyak
kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan
anda untuk
mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan
mengendalikan
kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya
juga biasa saja.
Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu
saya memupuk dan
merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya
tidak tahu apakah kita
nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya
tidak tahu suratan
jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat
tenaga menjadi suami
dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai
saat ini saya tidak
tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat
istiqaroh berkali-kali,
dan saya semakin mantap memilih anda.
Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan
yang pasti, saya
menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah
Rasulullah. Saya
tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya
berusaha sekuat mungkin

menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi
jawaban pada saya. Saya
kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan.
Semoga Allah ridho
dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin
Wassalamu’alaikum Wr Wb

Shayne Ward – Breathless November 26, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

If our love was a fairytale
I would charge in and rescue you
On a yacht baby we would sail
To an island where we’d say I do

And if we had babies they would look like you
It’d be so beautiful if that came true
You don’t even know how very special you are

Chorus

You leave me breathless
You’re everything good in my life
You leave me breathless
I still can’t believe that you’re mine
You just walked out of one of my dreams
So beautiful you’re leaving me
Breathless

And if our love was a story book
We would meet on the very first page
The last chapter would be about
How I’m thankful for the life we’ve made

And if we had babies they would have your eyes
I would fall deeper watching you give life
You don’t even know how very special you are

You leave me breathless
You’re everything good in my life
Find More lyrics at www.sweetslyrics.com
You leave me breathless
I still can’t believe that you’re mine
You just walked out of one of my dreams
So beautiful you’re leaving me

You must have been sent from heaven to earth to change me
You’re like an angel
The thing that I feel is stronger than love believe me
You’re something special
I only hope that I’ll one day deserve what you give me
But all I can do is try
Every day of my life

You leave me breathless
You’re everything good in my life
You leave me breathless
I still can’t believe that you’re mine
You just walked out of one of my dreams
So beautiful you’re leaving me
Breathless
Breathless

Vidi Aldiano – Kisah Kita November 26, 2009

Posted by agungd in Tak Berkategori.
Tags:
add a comment

Hari ini begitu berarti
Tiga tahun sudah kita telah lewati
Malam ini hanya kau dan aku
Mengenang semua rasa yang pernah ada
Masa-masa yang indah penuh warna
Dan juga canda ceria
Akankah kita temui kebahagiaan
Seperti ini nanti
Selamat tinggal kasih
Hapuslah air matamu
Aku pergi jauh
Namun kan kembali
Selamat tinggal sayang
Semoga kau dan aku
Akan terus abadi menyatu
Menjaga perasaan itu
Jadikan hari ini
Sebagai satu kisah
Yang manis dan kan terus dikenang